Tampilkan postingan dengan label HSI Abdullah Roy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HSI Abdullah Roy. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Maret 2020

Beriman kepada kitab-kitab Allah : Kitab At Taurat bagian yang ketiga

Halaqah ke-10 Kitab At Taurat bagian yang ketiga 


Dan diantara kabar yang kita ketahui tentang Kitab Taurat di dalam Alquran dan Al Hadits 


Yang kelima, bahwasanya Kitab Taurat adalah kitab yang Allah turunkan khusus untuk Bani Israil. Allah berfirman,


وَءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَٰبَ وَجَعَلْنَٰهُ هُدًى لِّبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ


"Dann kami telah berikan kepada Musa Alkitab yaitu Taurat dan kami jadikan kitab tersebut sebagai petunjuk bagi Bani Israil." (Al Isra ayat yang kedua) 


Yang ke-6, bahwasanya Kitab Taurat diturunkan dengan bahasa Ibrani. Berkata Abu Hurairah radhiallahu,


كان أهل الكتاب يقرءون التوراة بالعبرانية ويفسرونها بالعربية لأهل الإسلام


"Dahulu ahlul kitab yaitu orang-orang Yahudi membaca Taurat dengan bahasa Ibrani dan menerjemahkannya ke dalam bahasa Arab untuk orang-orang Islam." (Atsar ini dikeluarkan oleh al-imam al-bukhari dalam shahihnya)


Yang ke-7, sebagian Kitab Taurat telah diubah oleh orang-orang Yahudi dengan hawa nafsu mereka, sebagaimana firman Allah bahwa,


فَوَيْلٌ لِّلَّذِينَ يَكْتُبُونَ ٱلْكِتَٰبَ بِأَيْدِيهِمْ ثُمَّ يَقُولُونَ هَٰذَا مِنْ عِندِ ٱللَّهِ لِيَشْتَرُوا۟ بِهِۦ ثَمَنًا قَلِيلًا ۖ فَوَيْلٌ لَّهُم مِّمَّا كَتَبَتْ أَيْدِيهِمْ وَوَيْلٌ لَّهُم مِّمَّا يَكْسِبُونَ


"Maka sungguh kecelakaan bagi orang-orang yang menulis Alkitab dengan tangan tangan. Mereka kemudian berkata ini adalah dari sisi Allah untuk menjualnya dengan harga murah, maka kecelakaan bagi mereka karena apa yang ditulis dengan tangan mereka dan kecelakaan bagi mereka karena apa yang mereka usahakan." (Al Baqarah 79) 


Dan sebagaimana firman Allah,


وَإِنَّ مِنْهُمْ لَفَرِيقًا يَلْوُۥنَ أَلْسِنَتَهُم بِٱلْكِتَٰبِ لِتَحْسَبُوهُ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَمَا هُوَ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَيَقُولُونَ هُوَ مِنْ عِندِ ٱللَّهِ وَمَا هُوَ مِنْ عِندِ ٱللَّهِ وَيَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ ٱلْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُونَ


"namun sungguh di antara mereka ada sekelompok orang yang membolak balik lisan lisan mereka Alkitab supaya kalian menyangka bahwa itu termasuk Alkitab. Dan mereka berkata ini adalah dari sisi Allah padahal itu bukan dari sisi Allah. Mereka mengatakan kedustaan atas nama Allah, padahal mereka mengetahui." (surat Ali Imron ayat ke 78)

Beriman kepada kitab-kitab Allah: Kitab Attaurat bagian yang kedua

Halaqah 9 - Kitab Attaurat bagian yang kedua 


Di antara kabar yang kita ketahui tentang kitab Taurat di dalam Alquran dan Al Hadits.


Yang ke-3, Bahwasanya Allah telah menulis attaurat dengan tangan-Nya. Di dalam sebagian riwayat dari kisah percakapan antara Nabi Adam dan Musa Alaihi masallam Nabi Adam berkata kepada Musa,


وخَطَّ لك التوراة بيده


"Dan Dialah yang telah menulis untukmu attaurat dengan tangan-Nya." (diriwayatkan oleh Abu Daud, Ibnu Majah dan dishahihkan oleh Syaikh al-albani rahimahullah)


Yang ke-4, diantara gambar yang kita ketahui tentang Taurat adalah tentang sebagian yang terkandung di dalam kitab ini. Dan di antara kandungan Taurat:

Yang pertama, beberapa perkara yang terkandung di dalam shuhuf Ibrahim Alaihissalam, sebagaimana telah beri penjelasannya ini bagi yang berpendapat bahwa shuhuf Musa adalah Taurat.

Yang kedua, hukum-hukum untuk Bani Israil. Allah berfirman,


إِنَّآ أَنزَلْنَا ٱلتَّوْرَىٰةَ فِيهَا هُدًى وَنُورٌ ۚ يَحْكُمُ بِهَا ٱلنَّبِيُّونَ ٱلَّذِينَ أَسْلَمُوا۟ لِلَّذِينَ هَادُوا۟


"Sesungguhnya Kami telah menurunkan di dalamnya ada petunjuk dan cahaya yang dengan kitab tersebut para nabi yang berserah diri memberi keputusan atau menghukumi untuk orang-orang Yahudi." (al-maidah 44) 


Kemudian di dalam ayat setelahnya Allah mengabarkan sebagian hukum-hukum tersebut yaitu tentang hukum. Allah berfirman,


وَكَتَبْنَا عَلَيْهِمْ فِيهَآ أَنَّ ٱلنَّفْسَ بِٱلنَّفْسِ وَٱلْعَيْنَ بِٱلْعَيْنِ وَٱلْأَنفَ بِٱلْأَنفِ وَٱلْأُذُنَ بِٱلْأُذُنِ وَٱلسِّنَّ بِٱلسِّنِّ وَٱلْجُرُوحَ قِصَاصٌ ۚ فَمَن تَصَدَّقَ بِهِۦ فَهُوَ كَفَّارَةٌ لَّهُۥ


"Dan kami tetapkan bagi mereka di dalam Taurat bahwa jiwa dibalas dengan jiwa, mata dibalas dengan mata, hidung dibalas dengan hidung, telinga dibalas dengan telinga, gigi dibalas dengan gigi, dan luka-luka pun ada qishashnya maka barangsiapa bershadaqah dengannya yaitu dengan melepas qishashnya, maka itu menjadi penebus dosa baginya." (Al Maidah 45)


Di antara kandungan attaurat, 

Yang ketiga kabar gembira tentang kedatangan Nabi Muhammad Shalallahu Wassalam,


ٱلَّذِينَ يَتَّبِعُونَ ٱلرَّسُولَ ٱلنَّبِىَّ ٱلْأُمِّىَّ ٱلَّذِى يَجِدُونَهُۥ مَكْتُوبًا عِندَهُمْ فِى ٱلتَّوْرَىٰةِ وَٱلْإِنجِيلِ


"Yaitu orang-orang yang mengikuti Rasul lagi nabi yang ummi yaitu tidak membaca dan tidak menulis yang namanya mereka temukan tertulis di sisi mereka di dalam Taurat dan Injil." (Al A'raf 157) 


Yang ke-4 di antara kandungan Taurat adalah tentang penyebutan sebagian sifat sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Allah subhanahu wa ta'ala berfirman,


مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ ٱللَّهِ ۚ وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥٓ أَشِدَّآءُ عَلَى ٱلْكُفَّارِ رُحَمَآءُ بَيْنَهُمْ ۖ تَرَىٰهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضْوَٰنًا ۖ سِيمَاهُمْ فِى وُجُوهِهِم مِّنْ أَثَرِ ٱلسُّجُودِ ۚ ذَٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِى ٱلتَّوْرَىٰةِ ۚ وَمَثَلُهُمْ فِى ٱلْإِنجِيلِ


"Muhammad adalah Rasulullah dan orang-orang yang bersamanya yaitu para sahabat keras terhadap orang-orang kafir saling menyayangi di antara mereka. Engkau melihat mereka rukuk lagi sujud mencari karunia dan keridhaan dari Rabb mereka. Tanda mereka ada di wajah-wajah mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka di dalam Taurat dan sifat-sifat mereka di dalam Injil." (al-fath ayat ke 29) 


Yang kelima, di antara kandungan Taurat, bahwasanya Allah membeli jiwa dan harta orang-orang yang beriman dengan surga. Allah Subhanahu ta'ala berfirman,


إِنَّ ٱللَّهَ ٱشْتَرَىٰ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ أَنفُسَهُمْ وَأَمْوَٰلَهُم بِأَنَّ لَهُمُ ٱلْجَنَّةَ ۚ يُقَٰتِلُونَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ ۖ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِى ٱلتَّوْرَىٰةِ وَٱلْإِنجِيلِ وَٱلْقُرْءَانِ ۚ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِۦ مِنَ ٱللَّهِ ۚ فَٱسْتَبْشِرُوا۟ بِبَيْعِكُمُ ٱلَّذِى بَايَعْتُم بِهِۦ ۚ وَذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ


"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang yang beriman diri diri mereka dan harta harta mereka dengan surga. Mereka berperang dijalan Allah kemudian mereka membunuh dan dibunuh. Janji Allah yang di dalam Taurat, Injil dan Alquran. Dan siapa yang lebih menyempurnakan janji dari pada Allah maka hendaklah kalian bergembira dengan yang kalian lakukan yang demikian adalah keuntungan yang besar. (Attaubah 111)


Kamis, 19 Maret 2020

Beriman kepada kitab-kitab Allah: Kitab At Taurat bagian 01

Halaqah 8 - Kitab At Taurat bagian 01


At Taurat berasal dari bahasa Ibrani yang berarti ajaran. Diantara kabar yang kita ketahui tentang Taurat di dalam Alquran dan Al Hadits. 


Pertama kitab At Taurah atau Kitab Taurat ini diturunkan kepada Nabi Musa Alaihissalam. Allah berfirman,


وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَٰبَ وَقَفَّيْنَا مِنۢ بَعْدِهِۦ بِٱلرُّسُلِ


"Dan sungguh Kami telah berikan kepada Musa Alkitab yaitu kitab Taurat dan kami susulkan setelahnya dengan Rasul-rasul. (Albaqarah 87)


Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,


الْتَقَى آدَمُ وَمُوسَى فَقَالَ مُوسَى لِآدَمَ آنْتَ الَّذِي أَشْقَيْتَ النَّاسَ وَأَخْرَجْتَهُمْ مِنْ الْجَنَّةِ قَالَ آدَمُ أَنْتَ مُوسَى الَّذِي اصْطَفَاكَ اللَّهُ بِرِسَالَتِهِ وَاصْطَفَاكَ لِنَفْسِهِ وَأَنْزَلَ عَلَيْكَ التَّوْرَاةَ قَالَ نَعَمْ


"Bertemu Adam dan Musa, maka berkata Musa kepada Adam, 'Apakah engkau adalah Adam yang telah menyengsarakan manusia dan mengeluarkan mereka dari surga?' Adam berkata, 'Apakah engkau telah memilihmu dengan risalahnya dan memilihmu untuk dirinya dan menurunkan kepadamu Kitab Taurat?' Musa berkata, 'Iya'." (hadits riwayat Bukhari dan Muslim)


Kedua, di sana ada beberapa kata di dalam Alquran yang Allah gunakan untuk mengungkapkan Kitab Taurat ini, 

pertama adalah at taurah, dan ini yang paling banyak Allah pakai di dalam Alquran diantaranya Allah berfirman,


نَزَّلَ عَلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَأَنزَلَ ٱلتَّوْرَىٰةَ وَٱلْإِنجِيلَ


"Dia telah menurunkan atasmu Alkitab yaitu al-qur'an dengan benar, membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan Dialah yang telah menurunkan Taurat dan Injil."  (Ali imran ayat yang ke-3) 

Kedua, di antara nama lain adalah alkitab Allah berfirman,


وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَٰبَ وَقَفَّيْنَا مِنۢ بَعْدِهِۦ بِٱلرُّسُلِ


"Dan sungguh Kami telah berikan kepada Musa Alkitab yaitu kitab Taurat dan kami susulkan setelahnya dengan Rasul-rasul. (Albaqarah 87)


Yang Ketiga, Al Furqon. Allah berfirman, 


وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَىٰ وَهَٰرُونَ ٱلْفُرْقَانَ وَضِيَآءً وَذِكْرًا لِّلْمُتَّقِينَ


"Dan sungguh kami telah berikan kepada Musa dan Harun Al Furqon yaitu Taurat dan cahaya serta peringatan bagi orang-orang yang bertakwa." (al-anbiya 48)


Yang keempat, kitab Musa. Allah berfirman,


وَمِن قَبْلِهِۦ كِتَٰبُ مُوسَىٰٓ إِمَامًا وَرَحْمَةً


"Dan sebelum Alquran adalah kitab Musa sebagai imam dan rahmat." (al ahqaaf 12)


Yang kelima, diantara nama lain dari at taurah adalah al alwaah. Allah berfirman,


وَكَتَبْنَا لَهُۥ فِى ٱلْأَلْوَاحِ مِن كُلِّ شَىْءٍ مَّوْعِظَةً وَتَفْصِيلًا لِّكُلِّ شَىْءٍ


"Dan kami telah menulis untuknya yaitu untuk Musa di dalam Al Alwaah yaitu Taurat segala sesuatu sebagai nasehat dan perincian untuk segala sesuatu. " (Al A'raaf : 145)


Dan di dalam sebuah riwayat yang lain di dalam Shahih Muslim dari kisah percakapan antara Nabi Adam dan Musa Alaihissalam,  Nabi Adam berkata kepada Musa 


وَأَعْطَاكَ الْأَلْوَاحَ فِيهَا تِبْيَانُ كُلِّ شَيْءٍ


"dan Allah memberimu al alwaah di dalamnya penjelasan segala sesuatu."


Yang keenam adalah shuhuf musa menurut sebagian ulama yang berpendapat bahwa suhuf Musa adalah Taurat

Rabu, 18 Maret 2020

Beriman kepada kitab-kitab Allah : Shuhuf Musa dan Kitab Az Zabur

Halaqah 7 -  Shuhuf Musa dan Kitab Az Zabur


Allah menyebutkan shuhuf Musa dan sebagian isinya di dalam surat Al A'la dan An Najm. Sebagaimana telah disebutkan ayat-ayatnya di dalam halaqah sebelumnya. Ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa shuhuf Musa berbeda dengan At Taurat diantaranya adalah Syekh Soleh alu Syaikh hafizhahullah. Dan sebagian ulama yang lain mengatakan bahwa shuhuf Musa adalah bagian dari kitab at taurat seperti Syekh Abdul Razak Afifi Rahimahullah. Dan sebagian yang lain mengatakan bahwa shuhuf Musa sama dengan kitab at taurat diantaranya adalah Syaikh Sholeh Fauzan hafizhahullah. Wallahu a'lam mana di antara pendapat-pendapat ini yang lebih kuat, namun seorang yang beriman wajib beriman dengan semua kitab yang Allah turunkan kepada para rasul-Nya. Adapun Az Zabur maka kalimat az zabur secara bahasa artinya adalah kitab, jamaknya adalah az zubur. Allah berfirman,


وَكُلُّ شَىْءٍ فَعَلُوهُ فِى ٱلزُّبُرِ


 "Dan segala yang mereka lakukan tertulis di dalam az zubur." (surat Al Qamar 52) 


Maksudnya adalah semuanya tertulis di dalam kitab-kitab yang ada di tangan malaikat. Yang kita ketahui tentang az zabur bahwasanya kitab ini diturunkan kepada Nabi Daud Alaihissalam. Sebagaimana firman Allah di dalam surat an-nisa dan al-isra,


وَءَاتَيْنَا دَاوُۥدَ زَبُورًا


"Dan kami telah berikan kepada Daud Kitab Zabur." (an-nisa 163 dan al-isra 55)


Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,


أعطيتُ مكان التوراة السبعَ، وأعطيتُ مكان الزبور المِئِين، وأعطيتُ مكان الإنجيل المثاني، وفضِّلت بالمفصَّل



"Aku telah diberi as sab'u yang sebanding dengan Kitab Taurat dan aku diberi al ma'in yang sebanding dengan Kitab Az Zabur dan aku diberi Al matsani yang sebanding dengan kitab al Injil dan aku dikaruniai kelebihan dengan al mufashshol." (Hadis riwayat Ahmad dan dihasankan oleh al-albani rahimahullah)


Yang dimaksud dengan as sab'u, al ma'in dan al mufashshol adalah nama kumpulan surat yang ada di dalam Alquran. Az Zabur diturunkan di bulan Romadhon Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, 


وأُنزل الزبور لثمان عشرة خلت من رمضان


"dan diturunkan az zabur setelah berlalu 18 hari di bulan Ramadhan." (hadits riwayat Ath Thabrani di dalam Al mu'jamulkabir dan dihasankan oleh syaikh al albani rahimahullah) 


Senin, 16 Maret 2020

Beriman kepada kitab-kitab Allah : Shuhuf Ibrahim

Halaqah 6 -  Shuhuf Ibrahim


Shuhuf (صحف) adalah jamak dari shahiifah (صحيفة) yang artinya adalah sesuatu yang digunakan untuk menulis di dalamnya. Shuhuf Ibrahim adalah kitab yang diturunkan kepada Nabi Ibrahim Alaihissalam. Allah subhanahu wa ta'ala berfirman,


صُحُفِ إِبْرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ


"yaitu Ibrahim dan Musa surat." (al-a'la 19)


Dan Allah Subhanahu ta'ala juga berfirman,


أَمْ لَمْ يُنَبَّأْ بِمَا فِى صُحُفِ مُوسَىٰ . وَإِبْرَٰهِيمَ ٱلَّذِى وَفَّىٰٓ


"Apakah dia belum dikabarkan dengan apa yang ada di dalam Shuhuf Musa dan juga Ibrahim yang telah menyempurnakan." (An Najm: 36-37)


Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah mengisyaratkan suhuf Ibrahim ini di dalam firman-Nya,


قُولُوٓا۟ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ وَمَآ أُنزِلَ إِلَيْنَا وَمَآ أُنزِلَ إِلَىٰٓ إِبْرَٰهِيمَ


"Katakanlah oleh kalian kami beriman dengan Allah dan apa yang diturunkan kepada kami dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim." (Al Baqarah 136)


Suhuf Ibrahim diturunkan di malam pertama di bulan Romadhon. Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda,


أُنْزِلَتْ صُحُفُ إِبْرَاهِيمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ فِي أَوَّلِ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ


"Telah diturunkan Shuhuf Ibrahim Alaihissalam pada malam yang pertama di bulan Ramadhan hadits riwayat Ahmad dan dihasankan Syaikh Al Albani rahimahullah)


Shuhuf ini tidak diketahui keberadaannya namun diketahui sebagian kandungannya. Allah subhanahu wa ta'ala berfirman,


أَمْ لَمْ يُنَبَّأْ بِمَا فِى صُحُفِ مُوسَىٰ . وَإِبْرَٰهِيمَ ٱلَّذِى وَفَّىٰٓ. أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ. وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَٰنِ إِلَّا مَا سَعَىٰ. وَأَنَّ سَعْيَهُۥ سَوْفَ يُرَىٰ . ثُمَّ يُجْزَىٰهُ ٱلْجَزَآءَ ٱلْأَوْفَىٰ . وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱلْمُنتَهَىٰ .وَأَنَّهُۥ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَىٰ. وَأَنَّهُۥ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَا. وَأَنَّهُۥ خَلَقَ ٱلزَّوْجَيْنِ ٱلذَّكَرَ وَٱلْأُنثَىٰ . مِن نُّطْفَةٍ إِذَا تُمْنَىٰ . وَأَنَّ عَلَيْهِ ٱلنَّشْأَةَ ٱلْأُخْرَىٰ . وَأَنَّهُۥ هُوَ أَغْنَىٰ وَأَقْنَىٰ . وَأَنَّهُۥ هُوَ رَبُّ ٱلشِّعْرَىٰ . وَأَنَّهُۥٓ أَهْلَكَ عَادًا ٱلْأُولَىٰ . وَثَمُودَا۟ فَمَآ أَبْقَىٰ . وَقَوْمَ نُوحٍ مِّن قَبْلُ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ هُمْ أَظْلَمَ وَأَطْغَىٰ . وَٱلْمُؤْتَفِكَةَ أَهْوَىٰ . فَغَشَّىٰهَا مَا غَشَّىٰ



"Apakah belum dikabarkan kepadanya tentang apa yang ada di dalam shuhuf Musa dan Ibrahim yang telah menyempurnakan. Bahwasanya sebuah jiwa tidak menanggung dosa jiwa yang lain dan bahwasanya seorang manusia tidak memiliki kecuali apa yang usaha dia usahkan dan bahwasanya usaha dia akan diperlihatkan kepadanya kemudian dibalas dengan balasan yang paling sempurna dan bahwasanya hanya kepada Rabbmu kemudahan dan bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis dan bahwasanya Dialah yang mematikan dan menghidupkan dan bahwasanya Dialah yang Menciptakan pasangan laki-laki dan wanita dari air mani yang dipancarkan. Dan bahasanya atasnyalah penciptaan yang lain yaitu kebangkitan dan bahwasanya Dia yang memberikan kecukupan dan menjadikan ridho dan bahwasanya Dia adalah Rabb bagi assyi'ro yaitu nama sebuah bintang yang disembah dan bahwasanya Dialah yang menghancurkan kaum Ad yang pertama demikian pula tsamud, maka dia tidak menyisakan dan juga kaum Nuh sebelumnya. Sesungguhnya dahulu mereka lebih dzalim dan lebih durhaka. Dan negeri-negeri kaum Luth yang telah Allah hancurkan maka Allah menimpakan atas negeri itu adzab besar yang menimpanya." (surat An Najm ayat 36 sampai 54)


Allah Subhanahu Wa Ta'ala juga berfirman,


قَدْ أَفْلَحَ مَن تَزَكَّىٰ . وَذَكَرَ ٱسْمَ رَبِّهِۦ فَصَلَّىٰ . بَلْ تُؤْثِرُونَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا . وَٱلْءَاخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰٓ . إِنَّ هَٰذَا لَفِى ٱلصُّحُفِ ٱلْأُولَىٰ . صُحُفِ إِبْرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ


"Sungguh telah beruntung orang yang membersihkan jiwa dan mengingat nama Rabbnya kemudian shalat, akan tetapi kalian mendahulukan kehidupan dunia. Dan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal. Sesungguhnya yang demikian ada di dalam suhuf yang terdahulu, yaitu suhuf Ibrahim dan Musa. ( Al A'la 14-19) 


Sumber : transkip audio HSI abdullah roy

Sabtu, 14 Maret 2020

Beriman kepada kitab-kitab Allah: Beriman dengan nama-nama kitab Allah yang kita ketahui namanya

Halaqah 5 - Beriman dengan nama-nama kitab Allah yang kita ketahui namanya 


Di antara cara beriman dengan kitab-kitab Allah adalah beriman dengan nama-nama kitab Allah yang telah Allah dan rasul-Nya beritahukan namanya kepada kita. Dan yang kita ketahui namanya.


Pertama, Shuhuf Ibrahim dan Musa. Shuhuf Ibrahim diturunkan kepada nabi Ibrahim dan Shuhuf Musa diturunkan kepada Nabi Musa. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman, 


صُحُفِ إِبْرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ


"Yaitu Shuhufnya Ibrahim dan Musa." (Al A'la:19)


Kedua, Az Zabur diberikan kepada Nabi Daud Alaihissalam. Allah subhanahu wa ta'ala berfirman, 


وَءَاتَيْنَا دَاوُۥدَ زَبُورًا


"Dan kami telah berikan kepada Daud Kitab Zabur." (an-nisa ayat 163) 


Ketiga adalah At Taurat yang diturunkan kepada Musa Alaihissalam. 


Keempat adalah Al Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa alaihissalam Allah subhanahu wa ta'ala berfirman,


نَزَّلَ عَلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَأَنزَلَ ٱلتَّوْرَىٰةَ وَٱلْإِنجِيلَ


 "Dialah yang telah menurunkan kepadamu Alkitab yaitu Alquran dengan haq, membenarkan apa yang datang sebelumnya dan Dialah yang telah menurunkan At Taurat dan Injil." (Surat Ali Imron ayat yang ketiga) 


Kelima adalah Alquran diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Allah berfirman,


شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ


"Bulan Ramadhan yang diturunkan di dalamnya Alquran." (surat al-baqarah ayat 185)


Kita harus beriman dengan nama-nama kitab tersebut dan Nabi yang diturunkan kepadanya. Adapun yang tidak kita ketahui namanya maka kita beriman secara global. Maksudnya kita beriman bahwa setiap rasul memiliki kitab namun tidak semua kita ketahui namanya. Sebagaimana firman Allah,


لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِٱلْبَيِّنَٰتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ ٱلْكِتَٰبَ وَٱلْمِيزَانَ لِيَقُومَ ٱلنَّاسُ بِٱلْقِسْطِ


"Sungguh kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan keterangan-keterangan yang nyata dan Kami turunkan bersama mereka kitab-kitab dan timbangan supaya manusia berlaku adil." (Al Hadid ayat yang ke-25) 


Dan Insyaallah akan datang penjelas masing-masing dari kitab tersebut sesuai dengan apa yang Allah dan rasul-Nya gambarkan di dalam Alquran.

Sumber : HSI Abdullah Roy

Jumat, 13 Maret 2020

Beriman kepada kitab-kitab Allah : Beriman bahwasanya kitab-kitab ini benar-benar turun dari Allah

Halaqah 4 - Beriman bahwasanya kitab-kitab ini benar-benar turun dari Allah

 

Di antara cara beriman dengan kitab-kitab Allah adalah beriman bahwa kitab-kitab tersebut benar-benar turun dari Allah, merupakan kalamullah, dari Allah bermulai dan bahwasanya Allah telah berbicara secara hakikat dengan huruf dan maknanya. Berbicara sesuai dengan yang Dia kehendaki dengan cara yang Allah kehendaki, yang sesuai dengan keagungan Allah Azza wa Jalla. Allah subhanahu wa ta'ala berfirman,


نَزَّلَ عَلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَأَنزَلَ ٱلتَّوْرَىٰةَ وَٱلْإِنجِيلَ


"Dia telah menurunkan atasmu Alkitab, yaitu Alquran dengan haq, membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan Dialah yang telah menurunkan Taurat dan Injil." (Surat Ali Imron 3) 


Dan Allah subhanahu wa ta'ala berfirman 


قُلْ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ وَمَآ أُنزِلَ عَلَيْنَا وَمَآ أُنزِلَ عَلَىٰٓ إِبْرَٰهِيمَ وَإِسْمَٰعِيلَ وَإِسْحَٰقَ وَيَعْقُوبَ وَٱلْأَسْبَاطِ وَمَآ أُوتِىَ مُوسَىٰ وَعِيسَىٰ وَٱلنَّبِيُّونَ مِن رَّبِّهِمْ 


"Katakanlah kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami. Dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan juga asbath dan apa yang diberikan kepada Musa, 'Isa dan para nabi dari Rabb mereka." (Surat Ali Imron ayat 84)


Tidak boleh seseorang mengatakan bahwa Taurat yang asli adalah ucapan Musa atau Injil yang asli adalah ucapan 'Isa atau mengatakan bahwa Alquran adalah ucapan Muhammad. Orang yang mengatakan bahwa kitab-kitab tersebut adalah ucapan manusia maka dia telah kufur dengan ayat-ayat Allah. Allah berfirman,


إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ ۗ وَٱللَّهُ عَزِيزٌ ذُو ٱنتِقَامٍ


"Sesungguhnya orang-orang yang kufur dengan ayat-ayat Allah mereka akan mendapatkan azab yang pedih dan Allah adalah Dzat yang perkasa dan memiliki siksaan." (Surat Ali Imron :4)


Allah menceritakan tentang ucapan sebagian orang kafir yang mengatakan 


إِنْ هَٰذَآ إِلَّا قَوْلُ ٱلْبَشَرِ


"Tidaklah Alquran ini kecuali ucapan manusia." (Al Mudatsir 25) 


Para rasul dan Malaikat hanyalah sebagai perantara dalam menyampaikan kalam Allah. Allah Subhanahu ta'ala berfirman,


وَإِنَّهُۥ لَتَنزِيلُ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ. نَزَلَ بِهِ ٱلرُّوحُ ٱلْأَمِينُ. عَلَىٰ قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ ٱلْمُنذِرِينَ. بِلِسَانٍ عَرَبِىٍّ مُّبِينٍ


"Sesungguhnya dia yaitu Alquran diturunkan dari Rabbul 'Aalamiin. Turun dengannya Arruhul Amin (Jibril), atas hatimu (Nabi Muhammad) supaya engkau menjadi pemberi peringatan. Turun kitab tersebut dengan bahasa Arab yang jelas." (Asy Syu'ara:192-195). 


Adapun firman Allah إِنَّهُۥ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ yang Allah sebutkan surat al-haqqah 40 dan surat at-takwir 19 yang artinya sesungguhnya dia yaitu Alquran adalah ucapan Rasul yang mulia maka maksudnya adalah penyandaran ucapan kepada yang menyampaikan. Di dalam al haqqah yang dimaksud dengan utusan adalah Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan di dalam surat At Takwir yang dimaksud dengan utusan adalah malaikat Jibril Alaihissalam. 

Sumber :  HSI Abdullah Roy