ألهة المشركين، فقال: ﴿وَإِن يَسْلُبْهُمُ الذُّبَابُ شَيْئًا﴾ وذكر كيد فجعله كبيت العنكبوت، فقالوا: أرأيت حيث ذكر الله الذباب والعنكبوت فيما أنزل من القرآن على محمد، أي شيء يصنع بهذا؟ فأنزل الله هذه الآية.
1- قوله تعالى: ﴿أَتَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبِرِّ﴾ قال ابن عباس في رواية الكلبي عن أبي صالح بالإسناد الذي ذكر: نزلت في يهود أهل المدينة، كان الرجل منهم يقول لصهره ولذوي قرابته وبينهم وبينه رضاع من الـ لمين: اثبت على الدين الذي أنت عليه وما يأمرك به وهذا الرجل يعنون محمدًا ﷺ فإن أمره حق، فكانوا يأمرون الناس بذلك ولا يفعلونه.
2- قوله تعالى: ﴿وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ﴾ عند أكثر أهل العلم أن هذه الآية خطاب لأهل الكتاب، وهو مع ذلك أدب لجميع العباد. وقال بعضهم: رجع بهذا الخطاب إلى خطاب المسلمين والقول الأول أظهر.
3- قوله تعالى: ﴿إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا﴾ الآية. أخبرنا أحمد بن محمد بن أحمد الحافظ قال: أخبرنا عبدالله بن محمد بن جعفر الحافظ قال: حدثنا أبو يحيى الرازي قال: حدثنا سهل بن عثمان العسكري قال: حدثنا يحيى بن أبي زائدة قال: قال قال ابن جريج عن عبدالله بن كثير، عن مجاهد قال: لما قص سلمان على النبي ﷺ قصة أصحاب الدير قال: وهم في النار، قال سلمان: فأظلمت علي الأرض فنزلت: ﴿إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا﴾ إلى قوله: ﴿يَحْزَنُونَ﴾ قال: فكأنما كشف عني جبل.
1- قد تقدم أن هذا إسناد هالك (ص: 20) ويعني عنه ما أخرجه عبد بن حميد (فتح القدير: 79/1) (العجاب في بيان الأسباب لابن حجر: ورقة 10 ب) عن قتادة أنها نزلت في أهل الكتاب. وهو مرسل صحيح الإسناد.
2- صححه الحافظ ابن حجر في «العجاب» (ورقة (11) ولعله لتعمد طرقه، وإلا فإن فيه تدليس ابن جريج وقد عنن (روى الحديث بصيغة عن)، ويشهد له الرواية القادمة.
Terjemahan Bahasa Indonesia:
Tuhan-tuhan orang musyrik, lalu Dia berfirman: ﴿Dan jika lalat mengambil sesuatu dari mereka﴾, dan Dia menyebutkan tipu daya dan menjadikannya seperti sarang laba-laba, lalu mereka berkata: "Bagaimana pendapatmu tentang Allah menyebutkan lalat dan laba-laba dalam Al-Qur'an yang diturunkan kepada Muhammad? Apa yang bisa dilakukan dengan ini?" Maka Allah menurunkan ayat ini.
1- Firman Allah Ta'ala: ﴿Mengapa kamu menyuruh orang lain (mengerjakan) kebajikan﴾. Ibnu Abbas berkata dalam riwayat Al-Kalbi dari Abu Shalih dengan sanad yang disebutkan: Ayat ini turun mengenai orang-orang Yahudi di Madinah. Salah satu dari mereka berkata kepada menantu dan kerabatnya, dan antara mereka ada hubungan sepersusuan, yaitu: "Tetaplah pada agama yang kamu anut dan apa yang diperintahkan oleh orang ini, yaitu Muhammad ﷺ, karena perintahnya adalah kebenaran." Mereka menyuruh orang lain melakukan itu, tetapi mereka sendiri tidak melakukannya.
2- Firman Allah Ta'ala: ﴿Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat﴾. Menurut sebagian besar ulama, ayat ini adalah khitob (perintah) untuk Ahli Kitab, meskipun demikian, ini adalah adab untuk semua hamba. Sebagian ulama berkata: Khitob ini kembali kepada kaum Muslimin, dan pendapat yang pertama lebih jelas.
3- Firman Allah Ta'ala: ﴿Sesungguhnya orang-orang yang beriman, dan orang-orang Yahudi﴾ hingga akhir ayat. Ahmad bin Muhammad bin Ahmad Al-Hafizh mengabarkan kepada kami, dia berkata: Abdullah bin Muhammad bin Ja'far Al-Hafizh mengabarkan kepada kami, dia berkata: Abu Yahya Ar-Razi menceritakan kepada kami, dia berkata: Sahl bin Utsman Al-Askari menceritakan kepada kami, dia berkata: Yahya bin Abi Zaidah menceritakan kepada kami, dia berkata: Ibnu Juraij berkata dari Abdullah bin Katsir, dari Mujahid, dia berkata: Ketika Salman menceritakan kepada Nabi ﷺ kisah Ashhab Ad-Dair (para penghuni biara), dia berkata: "Mereka berada di neraka." Salman berkata: "Bumi menjadi gelap bagiku." Maka turunlah ayat: ﴿Sesungguhnya orang-orang yang beriman, dan orang-orang Yahudi﴾ sampai firman-Nya: ﴿mereka tidak bersedih hati﴾. Dia berkata: "Seolah-olah sebuah gunung telah disingkirkan dariku."
1- Telah disebutkan sebelumnya bahwa sanad ini rusak (halaman 20) dan yang dimaksud adalah apa yang diriwayatkan oleh Abd bin Humaid (Fath al-Qadir: 79/1) (Al-'Ijab fi Bayan al-Asbab oleh Ibnu Hajar: lembar 10 b) dari Qatadah bahwa ayat ini turun mengenai Ahli Kitab. Dan ini adalah mursal sahih sanadnya.
2- Al-Hafizh Ibnu Hajar mensahihkannya dalam "Al-I'jab" (lembar 11), dan mungkin karena disengaja sanadnya, karena di dalamnya terdapat tadlis (penyamaran sanad) dari Ibnu Juraij, dan riwayat yang akan datang menguatkannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar